Tugas Softskill 2.1 Data Flow Diagram

Pengertian Data Flow Diagram (DFD) menurut Jogiyanto Hartono adalah :

“Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data system”. (Jogiyanto Hartono, 2005, 701).

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem yang baru yang akan dikembangkan secara logika dan menjelaskan arus data dari mulai pemasukan sampai dengan keluaran data tingkatan diagram arus data mulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu system atau batasan system dari level 0 dikembangkan menjadi level 1 sampai system tergambarkan secara rinci. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat keras, perangkat lunak, struktur data atau organisasi file.

Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada  beberapa simbol digunakan pada DFD untuk mewakili :

1. Kesatuan Luar (External Entity)

Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lain yang berada pada lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem.

2. Arus Data (Data Flow)

Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir di antara proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.

3. Proses (Process)

Proses (process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi output, yaitu menunjukan bagaimana satu atau lebih input diubah menjadi beberapa output. Setiap proses mempunyai nama, nama dari proses ini menunjukan apa yang dikerjakan proses.

4. Simpanan Data (Data Store)

Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database pada sistem komputer.

 
 
DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks daripada data dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain DFD merupakan alat pembuatan model yang memberikan penekanan, hanya saja pada fungsi sistem DFD sebagai alat perancangan yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah di komunikasikan.
DFD ini juga meliputi beberapa tahap rancangan untuk bekerja dan saling berintegrasi,berikut adalah tahap-tahapnya :
 
1. Kesatuan Luar : Merupakan kesatuan lingkungan diluar sistem yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luar dan akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Maksudnya seperti user itu sendiri yang menjalankan sebuah sistem untuk mendapatkan output dari sistem itu sendiri.
 
2.    Arus Data : Mengalir diantara proses, simpanan data, dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukan arus dari data yang di dapat berupa masukan/inputan untuk sistem.
 
3.    Proses : Kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh manusia, mesin/computer
4.    Simpanan Data : Merupakan simpanan dari data yang berupa :
a.     Suatu File/Database
b.    Suatu Arsip
c.     Suatu Tabel
d.    Buku
e.     Agenda
f.      DLL

Contoh gambar dari DFD

Image

 

sumber : referensi catatan semester lalu dan elib.unikom.ac.id/download.php?id=20666

About these ads
Sampingan | Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s