ALGORITMA UPDATE DATA SEQUENTIAL

1. Menginput data berupa data yang akan disisipkan ke dalam file. Contoh variable yang digunakan :

NMS : variable untuk nama
NPMS : variable untuk npm
KLS : variable untuk kelas

2. Membaca record dari file01. Misalkan variable yang digunakan untuk menampung data dari file ini adalah :

NM : variable untuk nama
NPM : variable untuk npm
KL : variable untuk kelas

3. Menyeleksi record, jika isinya sama dengan /* maka proses berakhir

4. Memindahkan record dari file01 didalam variable NM, NMP, KL ke variable penampung untuk file02. Contoh variablenya adalah:

NMO : variable untuk nama
NPMO : variable untuk npm
KLO: variable untuyk kelas

5. Memindahkan data di variable penampung ke dalam file02

6. Menyeleksi isi variable NM, jika isi NM tidak sama dengan ‘Fani; maka proses kembali ke langkah 2 untuk membaca record selanjutnya.

7. Memindahkan data yang akan disisipkan ke variable penampung untuk file02. Data yang akan disisipkan ini tersimpan didalam variable NMS, NPMS, KLS.

8. Memindahkan data didalam variable penampung ke dalam file file01.

9. Kembali ke langkah 2 untuk membaca data berikutnya.

Flowchart Update Data secara Sequential

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s